Campeonato Piauiense
Pertandingan
Streaming Langsung dan Jadwal TV Campeonato Piauiense, Skor Langsung, Jadwal Pertandingan, Hasil Pertandingan
Klasemen
Klasemen Campeonato Piauiense
| Pos. | Tim | MN | M | S | K | MG | KG | SG | P | Keterangan | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Atlético Piauiense | 7 | 4 | 2 | 1 | 13 | 5 | 8 | 14 | MMSMM | |
| 2 | Piauí | 7 | 4 | 1 | 2 | 8 | 7 | 1 | 13 | SMMKM | |
| 3 | Fluminense PI | 7 | 3 | 2 | 2 | 12 | 9 | 3 | 11 | KMSMS | |
| 4 | Altos | 7 | 2 | 5 | 0 | 7 | 4 | 3 | 11 | SMSSS | |
| 5 | Oeirense | 7 | 3 | 1 | 3 | 8 | 7 | 1 | 10 | SKMMK | |
| 6 | TEC | 7 | 2 | 2 | 3 | 5 | 7 | -2 | 8 | SKKKM | |
| 7 | Corí-Sabbá | 7 | 1 | 2 | 4 | 6 | 13 | -7 | 5 | SKSKK | |
| 8 | Parnahyba | 7 | 0 | 3 | 4 | 5 | 12 | -7 | 3 | SKKSK |
Sekitas Campeonato Piauiense
Sejarah, format, organisasi, dan liputan media Campeonato Piauiense
Campeonato Piauiense adalah kompetisi sepak bola untuk negara bagian Piaui, Brasil. Kejuaraan ini pertama kali diadakan pada tahun 1916 dan sebelumnya dikenal sebagai Liga Theresinense de Esportes Terrestres. Kompetisi ini dioperasikan oleh Federasi Sepak Bola Piaui dan diawasi oleh Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF).
Selama bertahun-tahun, kompetisi ini telah dimainkan dengan berbagai format, namun selalu mempertahankan prinsip promosi dan degradasi. Format saat ini untuk menentukan juara dan tim yang terdegradasi melibatkan delapan tim yang dibagi menjadi dua grup, di mana setiap tim akan bermain dua kali melawan lawan di grupnya. Setelah pertandingan tersebut selesai, tim-tim dipasangkan dalam format silang Olimpiade, di mana tim teratas dari setiap grup menghadapi tim peringkat keempat dari grup lainnya. Pertandingan ini digunakan untuk mendapatkan empat tim teratas gabungan, yang akan masuk ke tahap ketiga. Untuk pertarungan degradasi, dua tim dengan jumlah poin terendah akan terdegradasi.
Babak final mempertemukan tim teratas melawan peringkat keempat, sementara peringkat kedua dan ketiga saling berhadapan di semifinal kedua. Semifinal dimainkan dengan format kandang-tandang, dengan tim peringkat tertinggi mendapatkan keuntungan bermain di kandang pada leg kedua. Pendekatan yang sama digunakan untuk final, di mana perpanjangan waktu dan adu penalti digunakan untuk menentukan pemenang jika agregat imbang setelah kedua pertandingan.
Sejak pembentukannya, banyak tim yang mampu memenangkan gelar. Beberapa sudah tidak ada lagi, tetapi satu yang tetap bertahan untuk meningkatkan warisannya adalah River Atlético Clube, tim dari Teresina yang telah memenangkan lebih dari 30 gelar, yang pertama pada tahun 1948.











